Saat seperti ini aku jadi teringat almarhummah ibu ku. Ketika beliau masih terbaring lemah di atas kasur, beliau seakan kesepian dan bosan karena tidak ada daya upaya lagi untuk melakukan sesuatu. Rasa lapar dan haus yang menjadi temannya sepanjang hari sebelum salah satu dari kami menyuapi beliau makan.
Aku merasa jadi anak durhaka karena jauh dari beliau, tidak bisa selalu ada untuknya disaat kesunyian yang menemani sisa waktu hidupnya. Sekarang aku benar-benar merasa kehilangan karena dia sudah pergi untuk selamanya. Tidak sempat memberi kebahagiaan untuk nya. Yang ada hanyalah penyesalan yang tak berguna.
Aku hanya bisa mendo'a kan nya, semoga beliau mendapat tempat terbaik dan kita akan berkumpul kembali di akhirat nanti.
Hanya sekedar mencatat peristiwa-peristiwa penting secara pribadi, bukan untuk umum.
Langganan:
Komentar (Atom)
Akhir Maret 2026
Sisa-sisa lebaran tahun ini masih tersisa di akhir bulan dan tertata di atas meja sudut ruangan. Sebab tamu yang datang tak sera...
-
Rencana kemarin untuk pulang kampung ternyata gagal dan aku tunda hingga di awal Ramadhan. Semoga saja tidak ada halangan lagi u...
-
Ini merupakan postingan pertama di tahun 2022 ini, sudah sangat lama aku tidak menulis sesuatu disini. Seperti biasa, disini aku hanya ingin...
