Sabtu, 28 Februari 2026

Hampir Pertengahan Ramadhan

Ketika aku melihat bulan yang hampir penuh, aku sadar bahwa ini sdh berada di hampir pertengahan Ramadhan.

Setiap detik terasa seperti tetesan air dari keran yang bocor—konstan, mengganggu, dan sia-sia. Bagi ku 10 jam sehari adalah waktu yang ku pinjamkan kepada orang lain untuk sesuatu yang tidak ku pedulikan, hanya demi angka-angka di rekening bank yang akan habis untuk mengobati kelelahan mental ini.

Rasanya Ramadhan di tahun ini terasa berbeda, terasa lebih panjang durasinya, betapa rugi nya aku yang tidak memanfaatkan momen penuh berkah ini, masih saja lalai dalam beribadah.


Alasan waktu terasa begitu lambat mungkin aku merasa bosan disini dengan pekerjaan yang di luar kemampuan ku. Tapi ini menjadi tahap awalku bahwa dalam mencari rezeki yang berkah itu perlu perjuangan.

Aku adalah salah satu gambaran orang yang terjebak dalam Survival Mode, yang bekerja bukan untuk aktualisasi diri, melainkan untuk bertahan hidup.

Apakah aku harus pergi dari sini untuk memulai usaha ku sendiri, belajar mandiri, dan fokus kepada satu tujuan. Semoga di akhir Ramadhan ini keputusan itu terlihat jelas dan menjadi petunjuk untuk mengarahkan kehidupan ku menjadi lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Akhir Maret 2026

Sisa-sisa lebaran tahun ini masih tersisa di akhir bulan dan tertata di atas meja sudut ruangan. Sebab tamu yang datang tak sera...